Foto-foto Saat Internal Gathering EdTech Indo bersama Microsoft Indonesia

Internal Gathering EdTech Indo telah terselenggara pada Sabtu (03/10) kemarin di kantor Microsoft Indonesia. Pada internal gathering tersebut, sekitar 30 orang hadir utamanya para Founder dan/atau CEO startup EdTech di Indonesia. Para startup EdTech yang hadir rata-rata dari Jakarta dan Bandung.

Baca Juga: Ikutilah Internal Gathering EdTech Indo bersama Microsoft Indonesia

Selain pembahasan “Value of Hosting in Azure & Integrated by Office 365” yang dibawakan oleh Norman Sasono (Senior Technical Evangelist, Microsoft), ada juga presentasi dari delapan startup EdTech terpilih yang semula sepuluh startup. Saat itu Educa Studio dan Rabbit Hole sedang berhalangan sehingga batal mengikuti sesi ini.

Benny Kusuma (Indonesia Education Lead, Microsoft) dan Divya Naraindas (Partner Sales Executive, Microsoft Education) juga berbicara mengenai kemungkinan kerjasama Microsoft Indonesia dengan EdTech Indo dalam hal pengembangan produk menggunakan platform yang Microsoft miliki hingga proses marketing di lapangan.

Sementara update dari EdTech Indo yang diwakili oleh Aranggi Soemardjan (Founder/CEO Clevio bahwa pada Desember 2015 mendatang kami akan menyelenggarakan ajang “Hour of Code” pertama dan terbesar di Indonesia. Adapun “Hour of Code” sendiri merupakan sebuah event akbar yang mengajak anak-anak di sekolah untuk belajar coding melalui games yang tersedia di website Code.org.

Menariknya, “Hour of Code” membuka kolaborasi dengan segenap stakeholder startup EdTech (media, incubator, co-working space, event, venture capital, angel investor, dan community) utamanya startup EdTech itu sendiri. Dengan berkontribusi dalam “Hour of Code” para startup EdTech memliki peluang untuk bermitra dengan lembaga pendidikan atau perusahaan teknologi yang terlibat, melebarkan market yang dibidik, berinteraksi langsung dengan orangtua, dan keuntungan lainnya.

Secara istimewa saat itu kami juga kehadiran Razi Thalib (Founder/CEO Setipe) yang juga memiliki minat tinggi dalam pendidikan. Razi sendiri merupakan mantan Chief Digital Officer Indonesia Mengajar, sebuah gerakan non-profit yang mengirim lulusan mahasiswa terbaik dan cemerlang ke daerah-daerah tertentu di Indonesia untuk mengajar selama satu tahun.

Semakin istimewa kami juga kehadiran Muhammad Nur Awaludin (CEO Kakatu dimana startup EdTech asal Bandung tersebut pada malam sebelumnya Jumat (02/10) memperoleh Juara Pertama sebagai “Best of the Best Startup” dalam ajang “Startup Hunt 2015” di Bubu Awards pada rangkaian konferensi per dua tahun: ID Byte.

Berikut ini kami tampilkan kehangatan komunitas EdTech Indo saat gathering melalui foto-foto yang telah kami abadikan!